JAKARTA, investor.id – Pekan ini, pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali tertekan. Berdasarkan data BEI, selama periode 5 sampai 9 Desember 2022, rata-rata frekuensi transaksi harian turun 7,55% menjadi 1,11 juta transaksi dari 1,2 juta transaksi pada penutupan pekan lalu.
Baca juga: 73 Emiten Raup Dana Segar Lewat Obligasi dan Sukuk Rp 147 T
Rata-rata nilai transaksi harian selama sepekan juga terkikis sebesar 15,86% menjadi Rp 14,74 triliun dari Rp 17,52 triliun pada pekan sebelumnya.
Hal serupa juga terjadi pada rata-rata volume transaksi yang menurun 22,46% menjadi 24,42 miliar saham dari 31,5 miliar saham pada penutupan pekan yang lalu.
Baca juga: 2022, 58 Perusahaan Melantai di BEI
Tidak hanya itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 4,34% ke level 6.715,11 dari 7.019,63 pada penutupan pekan sebelumnya.
Nilai kapitalisasi pasar (market cap) bursa juga terpangkas 3,22% menjadi Rp 9.206,4 triliun dari Rp 9.512,96 pada penutupan minggu lalu.
Baca juga: Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis Kompak Menguat
Pada Jumat (9/12/2022), investor asing mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 1,92 triliun. Meski demikian, sepanjang tahun 2022, investor asing masih mencatatkan transaksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 70,12 triliun.
Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)
Sumber : Investor Daily
from "pasar" - Google Berita https://ift.tt/ZxFuVpY
via IFTTT

Tidak ada komentar:
Posting Komentar